Gejala TBC Pada Anak dan Cara Mengatasinya

0
77
gejala tbc pada anak
gejala tbc pada anak

Tuberkulosis atau TB adalah penyakit infeksi yang terjadi akibat bakteri bernama mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak sekalipun. Bahkan ada setidaknya 10-15% kasus TBC di Indonesia yang terjadi pada anak usia 0-14 tahun. Sebagai orang tua, Anda perlu mengetahui berbagai hal mengenai TBC pada anak. Tujuannya yaitu untuk membantu mendeteksi dini dan melakukan penanganan yang tepat. Berikut ini pembahasan mengenai gejala TBC pada anak dan cara mengatasinya yang bisa Anda lakukan:

Gejala TBC Anak

  1. Badan lemas

Pada umumnya anak-anak memiliki karakteristik aktif dan tidak mau diam dalam jangka waktu lama. Apabila anak yang biasanya aktif kemudian menjadi kurang bersemangat, maka Anda patut merasa curiga. Biasanya anak yang lemas, lesu, dan tidak aktif memiliki masalah kesehatan, salah satunya yaitu TBC.

  1. Demam

Demam adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh bereaksi melawan virus maupun bakteri. Karena hal tersebut, pada umumnya demam anak tidak terlalu berbahaya dan bisa segera sembuh. Akan tetapi Anda patut curiga jika demam pada anak terjadi berulang kali tanpa ada sebab yang jelas. Biasanya demam yang tidak terlalu tinggi, lama, dan disertai keringat menjadi gejala TBC.

gejala tbc pada anak
  1. Penurunan berat badan secara drastis

Anda perlu merasa waspada jika berat badan Si Kecil mengalami penurunan yang drastis selama dua bulan berturut-turut atau lebih. Pasalnya hal ini juga menjadi salah satu gejala TBC pada Si Kecil. Apabila sudah diberikan perbaikan gizi namun tidak ada kenaikan berat badan, segera bawa Si Kecil dokter untuk melakukan pemeriksaan. Apalagi jika Si Kecil juga mengalami gejala-gejala TBC lainnya.

  1. Berkeringat di malam hari

Berkeringat di malam hari biasa terjadi pada anak-anak di masa tumbuh kembang. Namun Anda perlu waspada apabila gejala ini disertai dengan gejala TBC lain. Meskipun tampak biasa, Anda wajib segera membawa ke dokter untuk melakukan penanganan sejak dini.

  1. Batuk darah

Batuk darah merupakan salah satu gejala TBC yang pasti mengkhawatirkan orang tua. Selain itu, biasanya anak-anak juga mengeluh nyeri di bagian tulang yang artinya bakteri telah menyerang bagian tulang. Segera lakukan tindakan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

  1. Gejala lain

Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI merilis beberapa gejala lain TBC anak melalui laman resminya. Beberapa gejala tersebut yaitu sesak napas, kehilangan nafsu makan, pembengkakan kelenjar getah bening, serta pertumbuhan anak yang terhambat.

Cara Mengatasi

Setelah mendeteksi gejala TBC pada anak, maka hal yang perlu Anda lakukan adalah membawa mereka ke dokter. Perlu dilakukan pengobatan sesegera mungkin agar Si Kecil kembali pulih seperti sedia kala. Biasanya dokter akan memberikan obat TBC untuk mengurangi gejala dan menyembuhkan penyakit TBC pada Si Kecil. Berikan obat TBC sesuai dengan dosis dan anjuran dari dokter.

Itulah pembahasan mengenai gejala TBC pada anak dan juga cara mengatasinya. Anda tidak perlu khawatir apabila Si Kecil mengalami gejala-gejala tersebut. Sebelum terlambat, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjut. Sebagai tindak pencegahan, Anda perlu membekali diri dengan berbagai informasi mengenai TBC anak.

TB Indonesia adalah platform yang memberikan berbagai informasi seputar TBC, termasuk TBC anak. Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur e-konsultasi apabila ingin berkonsultasi. Mencegah lebih baik dibandingkan mengobati sehingga Anda perlu melakukan pencegahan sejak dini. Website TB Indonesia yang bisa Anda akses untuk mendapatkan informasi seputar TB adalah www.tbindonesia.or.id.