Strategi Kadin Membangun SDM Unggul dari Aspek Pendidikan

0
145
Foto: sleekr.co
Foto: sleekr.co

Pembangunan SDM unggul harus dimulai dari dunia pendidikan. Meningkatkan skill lulusan, program vokasi , pemagangan, dan sertifikasi menjadi upaya Kadin.

Pembangunan SDM unggul Indonesia harus dimulai dari hulu ke hilir. Dunia pendidikan menjadi salah satu sistem hulu yang menjadi tempat awal tersedianya SDM Indonesia yang berkualitas. Kadin menilai perlu adanya pengembangan dari aspek pendidikan untuk perbaikan kualitas SDM Indonesia di masa akan datang.

Salah satu masalah tenaga kerja dan SDM Indonesia di lapangan adalah tidak sesuainya antara supply and demand. Sumber Daya Manusia yang diproduksi di dunia pendidikan masih banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan di dunia industri. Akibatnya penyerapan tenaga kerja menjadi rendah ditambah lagi kondisi ekonomi yang lemah.

Pembangunan SDM pada Aspek Pendidikan

Jika ingin membangun SDM unggul Indonesia mau tak mau salah satunya harus dimulai dari sistem pendidikan yang dibuat. Kadin Indonesia sendiri memiliki beberapa bentuk dorongan pengembangan sumber daya manusia dimulai dari bidang pendidikan, di antaranya adalah:

1. Penguatan Skill Dibandingkan Gelar

Hal ini jadi masalah SDM yang tersedia di dunia pendidikan. Masih banyak lulusan baik perguruan tinggi maupun kejuruan yang lebih mengejar gelar pada saat lulus dibanding skill atau keahlian yang sudah didapatkannya di dunia pendidikan. Orientasi gelar dan nilai masih mendominasi SDM yang ada sehingga skill malah diabaikan.

Memunculkan skill yang lebih kuat dibandingkan sebuah nilai bisa dilakukan melalui penyusunan kurikulum yang tepat. Maka untuk menyongsong cita-cita pemerintah mendapatkan SDM unggul Indonesia di tahun 2020 mendatang, perlu dilakukan penyesuaian kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Sekolah Kejuruan Berdasarkan Potensi Daerah

Saat ini keberadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi dilema bagi beberapa daerah. Kamu yang saat ini bersekolah menempuh pendidikan di SMK tak perlu khawatir. Pentingnya pengaturan SMK disesuaikan dengan potensi daerah terkait.

Misalnya daerah A memiliki potensi sumber daya alam A, maka dibangunlah SMK A. Cara ini akan membantu peningkatan kualitas lulusan sekaligus telah menjadi pemetaan sejak awal kebutuhan di lapangan industri dengan SDM yang sedang dipersiapkan. Tinggal bagaimana kualitas pendidikan dijaga sehingga industri bisa percaya.

3. Vokasi Pendidikan

Vokasi perusahaan oleh SDM dari dunia pendidikan yang belum lulus sudah bisa dimulai. Kamar Dagang dan Industri tingkat pusat dan daerah sangat menggalakkan program vokasi di perusahaan-perusahaan yang tergabung sebagai anggota. Langkah ini menjadi salah satu cara peningkatan kualitas SDM unggul yang ditargetkan pemerintah.

4. Pemagangan dan Sertifikasi

Program Kadin yang juga cukup digalakkan dan bisa membantu peningkatan SDM unggul adalah upaya pemagangan dan sertifikasi kompetensi sumber daya manusia yang tersedia.

Melalui perusahaan-perusahaan yang tergabung didorong melakukan kegiatan pemagangan yang bisa merangkul lulusan perguruan tinggi atau sekolah kejuruan. Pemagangan ini dilakukan untuk meningkatkan daya serap SDM, menyesuaikan antara kebutuhan di lapangan dengan potensi yang dimiliki SDM.

Selain hal-hal di atas, penguatan keterampilan teknologi juga perlu diberikan pembekalannya. Saat ini SDM unggul salah satunya diukur dengan kemampuan penguasaan teknologi yang memadai. Persaingan di tingkat global membutuhkan kompetensi dan keterampilan teknologi yang lebih terukur.

Kadin memiliki peran yang cukup penting dalam upaya peningkatan kualitas SDM unggul Indonesia. Hal ini disebabkan organisasi ini bersentuhan langsung dengan para pelaku usaha dan bisa terhubung dengan penyedia SDM melalui dunia pendidikan.

Membangun kesadaran di kalangan siswa dan mahasiswa tentang makna SDM unggul yang sebenarnya juga penting dilakukan. Nilai dan gelar bukan segala-galanya tanpa adanya skill yang dimiliki.

Indonesia produktif membutuhkan SDM unggul yang siap bersaing bukan hanya di level bangsa sendiri tetapi juga hingga ke pasar internasional. Kadin Indonesia mendorong dan mendukung sepenuhnya upaya pengembangan ini.