Mengenal Kerajinan Kulit Garut

0
991

Jaket kulit, ketika kita mendengar kata tersebut pasti kita langsung teringat akan kota Garut. Jaket kulit adalah salah satu produk kerajinan kulit Garut. Jaket kulit merupakan salah satu kerajinan kulit dari Garut yang paling terkenal. Ini terbukti dari banyaknya permintaan terhadap jaket kulit Garut dipasaran, jaket kulit Garut bahkan telah menembus pasar Internasional. Kerajinan kulit yang berasal dari kota Garut memang bukan hanya jaket kulit, namun masih ada yang lain, diantaranya : sepatu kulit, tas kulit, ikat pinggang, jok motor, dompet, dan masih banyak yang lainnya.

Sukaregang adalah salah satu tempat yang paling terkenal sebagai penghasil kerajinan kulit di kota Garut. Hal ini terbukti dengan semakin maraknya para pengrajin kulit di daerah Sukaregang baik yang telah membuka usaha kerajinan kulitnya berupa pabrik maupun home industri. Kulit yang banyak diproduksi sebagai bahan kerajinan di Sukaregang adalah kulit domba, namun ada juga yang menggunakan kulit sapi. Pemilihan kulit domba dalam kerajinan kulit menjadi primadona, hal ini dikarenakan kulit domba memiliki tekstur yang lebih bagus dari kulit sapi. Hal ini juga sangat ditunjang dengan banyaknya peternak domba yang ada di daerah Garut, sehingga para pengrajin lebih mudah untuk mendapatkan bahan dasar kulit.

Para pengrajin kulit di Garut biasanya tidak hanya memproduksi jaket kulit saja, namun para pengrajin juga memproduksi tas, sepatu, ikat pinggang, dompet dan aksesoris lainnya yang berbahan dasar kulit. selain itu pengrajin kerajinan kulit di Garut telah banyak melakukan inovasi baru dalam produksinya, hal ini disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini, misalnya membuat sarung HP, Gantungan kunci, Tempat korek api,  gelang, dan aksesoris lainnya yang dibuat dari sisa potongan kulit bekas pembuatan jaket. Karena pembuatan produk-produk ini tidak membutuhkan bahan yang banyak.

Kerajinan kulit ini sangat menjanjikan, hal ini karena barang-barang yang terbuat dari kulit memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Bahkan dengan memaksimalkan bahan yang digunakan para pengrajin bisa meraup hasil yang lumayan. Terutama dengan pemamfaatan sisa potongan kulit yang tidak terpakai dari pembuatan produksi yang lebih besar penggunaan bahan kulinya.