Mengenai jilbab

0
765
Mengenai jilbab
Mengenai jilbab

Bagi kebanyakan orang tentunya tidak asing lagi dengan busana yang satu ini, jilbab. Namun terdapat sesikit penafsiran yang berbeda dari sebagian orang terhadap makna jilbab itu sendiri. Di zaman modern ini banyak kalangan yang mengartikan jilbab sebagai penutup kepala atau bisa disamakan dengan kerudung. tetapi sebenarnya jilbab itu sendiri adalah sebutan untuk pakaian atau busana kaum muslimah bukan penutup kepala.

Kata jilbab itu sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu jalaba yang berarti membawa atau nenghimpun. Sedangkan menurut istilah jilbab diartikan sebagai baju kurung yang menjulur menutupi semua bagian badan kecuali muka dan telapak tangan. Dari kedua pengertian tersebut maka jelaslah bahwa terdapat perbedaan makna jilbab yang sebenarnya dengan makna jilbab yabg populer di masyarakat. Namun terlepas dari senua itu, jilbab atau busana penutup bagi kaum muslimah ini kini hadir dalam beragam bentuk dan varians. Mau seperti apa pun bentuk, ukuran, model, motif dan trend lainnya dari busana ini. Bentuknya tidak akan terlepas dari 2 bentuk, yaitu busana berbentuk atasan-bawahan dan busana berbentuk gamis.

Busana berbentuk atasan-bawahan

Bentuk busana wanita muslimahnyanh pertama adalah busana atasan-bawahan. maksudnya ialah jilbab yang tidak menjulur dari atas ke bawah melainkan lebih tepatnya disebut pakaian potong. Busana ini terbagi menjadi dua bentuk yakni busana atasan yang menutupi bagian leher, bahu lengan sampai menjulur ke pinggang atau bahkan ada yang sampai menjulur ke lutut. Ada yang berlengan panjang maupun berlengan pendek. Adapun maksud busana bawahan adalah yang dipakai untuk menutupi bagian pinggang sampai menutupi kaki, busana bawahan ini dapat berbentuk rok atau celana.

Busana berbentuk gamis

Busana wanita muslimau ini berbentuk pakaian panjang yang menjulut menutupi seluruh bagian badan atau kita lebih mengenalnya dengan kata gamis. Ada gamis yang menjulur langsung dari atas kepala sampai menutupi mata kaki, adapula yang nenutupi badan sampai mata kaki. Untuk jenis gamis pertama, wanita muslmah tidak lagi memerlykan penutup kepala, karena gamis tersebut telah secara otomatis menutupi kepalanya. Namun untuk jenis gamis yang kedua para wanita muslimah jelas memerlukan penutup kepala.

Untuk busana berbentuk gamis ini sebenarnya tidak hanya dipakai oleh kaum hawa saja, kaum adam pun tidak sedikit yabg memakainya pula. Namun tentu dengan bahan, model, corak, dan warna yang berbeda. Sebagai contoh kau adam yang berada di Arab mereka senang memakain gamis dalam kesehariannya, gamis tersebut mereka sebut sebagai thab.