Berita Internasional Hari Ini Spanyol dan Jerman Jalin Kerjasama

0
137

Sumber matamatapolitik.com untuk berita internasional hari ini menyebutkan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel setuju untuk bekerja sama dengan Spanyol guna mendorong bantuan yang lebih besar dari UE untuk membantu Maroko memperkuat kontrol perbatasan.

Merkel telah mengatakan kepada negara-negara Uni Eropa untuk mengatasi sikap rasis dalam blok tersebut, dan mengatakan bahwa tidak ada negara anggota yang dapat menghindari masalah imigran. Hal itu disampaikannya di Spanyol, usai menyepakati kerja sama dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. Dalam kunjungan tersebut, Merkel dan Sanchez sepakat bahwa pertukaran migran antara kedua negara mulai berlaku. Setelah pertemuan mereka, yang diadakan di cagar alam Donana di wilayah selatan Andalusia, kedua pemimpin mempromosikan pendekatan bersama untuk menolong lebih banyak imigran, di tengah meningkatnya seruan di beberapa negara untuk membatasi penerimaan imigran dari Afrika.

Merkel dan Sanchez juga mengatakan bahwa kedua negara akan berbagi visi bersama pada KTT Uni Eropa di Austria bulan depan. Menurut Merkel, sikap rasis yang ditunjukkan sebagian besar negara anggota Uni Eropa harus dilawan dan dihentikan. “Hanya empat belas kilometer yang memisahkan pantai Spanyol dan Eropa dari Afrika Utara, tetapi ada jarak yang jauh lebih besar dalam hal pembangunan,” kata Sanchez kepada Al Jazeera. “Mengurangi kedalaman jurang ketidakadilan ini harus menjadi salah satu tugas utama Uni Eropa.”

Negara-negara yang akan mendapat bantuan dari UE di antaranya adalah Maroko dan Tunisia, yang merupakan titik keberangkatan utama pengungsi menuju Eropa. Berdasarkan kesepakatan itu, Spanyol setuju untuk mengambil kembali para migran yang tiba di Jerman setelah mendaftar di Spanyol. Spanyol adalah negara Uni Eropa pertama yang menandatangani perjanjian tersebut, sementara Jerman sedang mengusahakan hal yang sama dengan Yunani dan Italia, setelah baru-baru ini berada di bawah tekanan berat dari menteri dalam negerinya Horst Seehofer. Seehofer tidak menyetujui tindakan Merkel menerima lebih banyak pengungsi, dan perseteruan mereka hampir menjungkalkan Merkel dari kursi kanselir.

Data yang didapat matamatapolitik.com dari badan pengungsi PBB, UNHCR, pekan lalu menyebutkan 23.500 orang telah tiba di Spanyol melalui laut, sementara di Italia sekitar 18.500 orang dan 16.000 orang di Yunani. Hingga akhir Juli 2018, 62.459 orang telah tiba di Eropa lewat laut dan darat. Pada 2015, lebih dari 225.000 orang tiba pada periode yang sama.